Saat kerinduanku datang,
aku tidak tahu mau lari kemana.
Aku hanya diam terpaku melukiskan dirimu dalam hayalan.
Tapi,
Kau hanya diam terpaku,
seakan tidak perduli dengan apa yang aku rasakan
Bahkan kamu berpaling tampa kata.
Kini tinggal aku sendirian,
merindukanmu penuh luka
Ingin rasanya aku mendegar sekali lagi,
kata cinta yang pernah kau ucapkan.
walaupun kata cinta itu bukan lahir dari hatimu
tapi hanya kata hiasan melengkapi sandiwaramu.
Aku tidak ingin membencimu karena
rasa benci justru membuat aku semakin rindu padamu
aku tidak ingin melupakanmu,
karena semakin kucoba,bayanganmu semakin hadir di setiap hayalanku
Biar kukenang saja saat-saat indah bersamamu,
berharap dapat menyembuhkan lukaku sesaat.
Senyummu
suaramu
kata-kata manismu
Membuat aku terpaku
membuat hatiku penuh tanya?
mungkin kah saat-saat itu akan sirna di telan WAKTU?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar