Disudut kamarku yang sepi
aku duduk sendiri merenungi hidupku
Tak terasa air mata membasahi
Entah kapan berakhir penderitaan
Tersenyum,tertawa,bercanda...... sandiwara
aku bisa membohongi mereka,tapi aku tidak bisa membohongi hatiku
terasa seperti api,hatiku bener-bener terbakar.
Kenapa bisa begini?
Apa si yang aku harapkan?
Apa si yang aku inginkan ?
Tidak ada kan?
tapi kenapa kadang hati begitu gelisa
begitu tersiksa.
Bukan kah aku tidak mengharapkan siapa-siapa?
Astaga,..
Dimana diriku yang dulu kukenal
yang begitu tegar menghadapi semua masalah
Yang tidak mudah rapu hanya karena bicara soal perasaan.
dimana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar